Judul Buku: Kamus Kejahatan Orba: Cinta Tanahair dan Bangsa

Penulis: Harsutejo

Penerbit: Komunitas Bambu

Tahun: 2010

Jumlah halaman: 326

 

Umumnya penggunaan kamus identik dengan pencarian makna kata dari suatu bahasa yang tidak kita pahami, atau berhubungan dengan suatu profesi seperti Kamus Istilah Kedokteran atau Teknik. Karena itulah judul Kamus Kejahatan Orba mampu menarik perhatian pembaca, terutama mereka yang memiliki ketertarikan dalam studi sejarah Indonesia.

Penulis buku ini pun menyampaikan niatnya untuk membuat sebuah kamus dengan cara yang cukup baik, yakni seperti layaknya kamus yang menggunakan urutan alfabet dan diikuti dengan penjelasan makna. Sebagai contoh, para pembaca bisa menemukan penjelasan dari kata ‘Cekal’, ‘Cendana’, ‘Ciduk’, ‘Cina’, dan ‘CSR’ di bawah kelompok huruf C. Buku ini mencakup istilah-istilah yang umum dipakai atau yang berkaitan dengan Suharto dengan rezim Orde Baru yang didudukinya antara tahun 1966 sampai 1998, mulai A sampai V. Penjelasan yang tercantum untuk masing-masing kata beragam, ada beberapa yang bisa dibilang cukup dalam dengan turut mencantumkan sumber atau literatur terkait istilah tersebut, namun juga ada yang masih dangkal, meninggalkan pembaca dengan rasa ingin tahu yang belum bisa terjawab oleh buku ini.

Rasa ingin tahu tersebut bisa dilihat secara negatif maupun positif; negatif jika dianggap sebagai kekurangan dari buku ini untuk menjadi kamus yang lengkap dan komplit, dan di sisi lain positif karena dengan buku inilah para pembaca diarahkan untuk mencari jawaban atas pertanyaannya dengan membuka buku lain sehingga mampu memantik semangat untuk terus membaca dan belajar.

Kamus Kejahatan Orba: Cinta Tanahair dan Bangsa akan menjadi sebuah referensi yang baik bagi para pemula yang tertarik untuk mempelajari sejarah Orde Baru. Perkembangan dalam segi isi penjelasan akan menjadi sebuah kamus yang mumpuni untuk dibaca oleh peneliti bidang sejarah di tingkat yang lebih tinggi.