Dhianita Kusuma Pertiwi

Kata, Frasa, dan Rasa

Kritik Sastra Marxisme

 

Karena memikirkan rencana tesis yang mau tidak mau akan saya hadapi juga, saya jadi teringat dengan dosen pembimbing skripsi saya yang berambut gondrong, mengajar dengan ‘sesajen’ segelas penuh kopi hitam dan -waktu itu- rokok Magnum, dan senyum juga kata-kata penuh sarkasme. Membahas tentang motif politik dari tindakan sensor terhadap karya sastra, selama masa-masa bimbingan dosen saya itu menjadi tidak lebih sarkasme.

(more…)

Memaknai (lagi) ‘Agama adalah Opium’ milik Marx

Bahasan ini saya akui sama sekali bukanlah suatu analisis atas sebuah isu yang sedang hangat akhir-akhir ini, yang memenuhi headline surat kabar atau menjadi perbincangan di sudut warung kopi. Namun seperti bagaimana skenario sandiwara Orde Baru bahwa PKI adalah aktor tunggal dari tragedi G30S dan semua orang yang ‘berhasil’ ditangkap oleh pemerintah adalah para pendosa atas negara dan bangsanya, penanaman makna dari kata-kata ‘agama adalah candu’ yang disampaikan oleh Marx juga tidak bisa dikesampingkan.

(more…)

Dasar-Dasar Leninisme

Tulisan ‘Dasar-Dasar Leninisme’ ini adalah uraian ceramah Y.W. Stalin di Universitas Swerdlov tahun 1924. Teks ini memberikan penegasan konkret tentang arti Leninisme, sebagai penerusan dan pengembangan Marxisme. Penegasan arti ini penting diperhatikan oleh semua orang yang mengaku kaum revolusioner.

(more…)