Dhianita Kusuma Pertiwi

Kata, Frasa, dan Rasa

Sejauh (Mana) Kita Melangkah(?)

Setelah sempat menjadi perbincangan hangat publik karena ditayangkan dan durasinya dipotong tanpa seizin dari pembuatnya oleh Kemdikbud, film dokumenter pendek Sejauh Kumelangkah merambah ruang-ruang digital sebagai media penyebarannya. Tulisan ini sebenarnya harus diakui lebih merupakan refleksi pribadi atas pengalaman mengikuti pemutaran film daring untuk pertama kalinya pada Rabu (27/01) lalu, alih-alih kajian film Sejauh Kumelangkah secara analitik sebagai teks. Ini adalah tentang keberadaan dan ketiadaan, keramaian dan kesunyian, kemampuan dan ketidakberdayaan, juga tabrakan-tabrakan lain yang saya rasakan dari sebuah karya film pendek.

(more…)
Follow Us