Dhianita Kusuma Pertiwi

Kata, Frasa, dan Rasa

Kesehatan Publik dalam Sistem Kapitalistik

Tanggal 5 Mei lalu, beberapa orang mengingat dan merayakan ulang tahun Karl Marx ke-203. Pengakuan atas perannya sebagai salah satu dari empat pemikir terbesar di dunia cukup sulit dibantah jika mengingat masih cukup banyak pembacaan atas fenomena-fenomena kontemporer dengan kerangka teori atau pemikiran Marx. Salah satunya pembacaan atas pandemi dan isu-isu kesehatan dengan kacamata Marxisme.

(more…)

Perempuan di Mata Marx





Bagi pembaca yang berusaha mengenal Marx melalui tulisan-tulisannya yang baru sampai pada tahap awalan, mereka akan menganggap bahwa dalam kepala Marx isinya hanya ada ide-ide tentang kritik sistem ekonomi dan pergolakan antar kelas dalam pengertian yang sempit. Implikasi yang kemudian muncul adalah bahwa Marx dengan teori-teorinya itu sangatlah maskulin, dan tidak ada tempat untuk femininitas. Pada kenyataannya, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Bahkan alih-alih anti feminisme, beberapa gagasan Marx tentang perempuan sebagai individu dan peran perempuan dalam keluarga menjadi landasan bagi teori-teori feminisme yang berkembang setelah ideologi Marxisme terbukti berpengaruh di Eropa, kemudian di seluruh dunia.
(more…)

Follow Us