Dhianita Kusuma Pertiwi

Kata, Frasa, dan Rasa

Negara (Masih) Mengukuhkan Kecemasan Massal

Bagi beberapa kelompok masyarakat di Indonesia, memasuki bulan September di setiap tahun terasa lebih menarik daripada perayaan kemerdekaan pada bulan sebelumnya. Jika pencapaian kemerdekaan negara pada 17 Agustus 1945 telah dianggap sebagai suatu hal yang tidak perlu, bahkan mungkin tidak bisa dipertentangkan lagi; hal yang berbeda terjadi dengan narasi tentang peristiwa malam 30 September 1965. Jika kita mau membuka mata lebih lebar dan menyadari riak-riak yang bergerak di tengah-tengah masyarakat, maka akan ditemukan begitu banyak paradoks.

(more…)